Newbie Belajar Akuntansi


Saturday, April 26, 2014

Pengertian Aset tetap

pengertian aset tetap


Pengertian Aset tetap - Asset tetap adalah asset yang bersifat jangka panjang atau secara  relative memiliki sifat permanen serta dapat digunakan dalam jangka panjang. Asset ini merupakan asset berwujud karena memiliki bentuk fisik.

Contoh aset tetap yang umum dimiliki perusahaan:

  • Tanah
  • Bangunan
  • Mesin dan peralatan
  • Jaringan
  • Kendaraan
  • dsb.

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 16 aset tetap adalah aset berwujud (tangible fixed assets) yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
  • Masa manfaatnya lebih dari satu tahun;
  • Digunakan dalam kegiatan perusahaan;
  • Dimiliki tidak untuk dijual kembali dalam kegiatan normal perusahaan; serta
  • Nilainya cukup besar.

Harga Perolehan

Semua biaya yang terjadi untuk memperoleh suatu aset tetap samapi tiba di tempat dan siap digunakan harus dimasukkan sebagai bagian dari harga perolehan (cost) aset yang bersangkutan. Dengan demikian harga perolehan suatu aset tetap tidak terbatas pada harga belinya saja.

Komponen Biaya Perolehan:
  • Harga perolehannya, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan setelah dikurangi diskon pembelian dan potongan-potongan lain;
  • Biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan intensi manajemen;
  • Estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset. Kewajiban atas biaya tersebut timbul ketika aset tersebut diperoleh atau karena entitas menggunakan aset tersebut selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk menghasilkan persediaan.
Jurnal pembelian Aset tetap:

Pembelian Tunai:
Aset tetap [D] xxxxxxx
Kas/bank [K] xxxxxxx

Pembelian Kredit (dengan uang muka):
Aset tetap [D] xxxxxxx
Kas/bank [K] xxxxxxx
Utang [K] xxxxxxx


Penyusutan

Semua jenis aset tetap, kecuali tanah, akan makin berkurang kemampuannya untuk memberikan jasa bersamaan dengan berlalunya waktu. Beberapa factor yang mempengaruhi menurunnya kemampuan ini adalah karena pemakaian, keausan, ketidakseimbangan kapasitas yang tersedia dengan yang diminta dan ketetinggalan teknologi.
Berkurangnya kapasitas berarti berkurangnya nilai aset tetap yang bersangkutan. Hal ini perlu dicatat dan dilaporkan. Pengakuan adanya penurunan nilai aset tetap berwujud disebut penyusutan (depresiasi / depreciation).  Penyusutan dapat dihitung tiap-tiap bulan atau ditunda sampai dengan akhir tahun.

Terdapat beberapa metode untuk menghitung penyusutan aset tetap berwujud. Ada dua factor yang mempengaruhi besarnya penyusutan, yaitu

  • Nilai aset tetap yang digunakan dalam perhitungan pernyusutan (dasar penyusutan), dapat berupa harga perolehan atau nilai buku.
  • Taksiran manfaat, mencerminkan besarnya kapasitas / manfaat aset tetap selama dipakai. Taksiran ini dapat dinyatakan dalam lamanya jangka waktu pemakaian atau kapasitas produksi yang dihasilkan. Untuk menghitung penyusutan, taksiran manfaat dinyatakan dalam tarif penyusutan.

Untuk pembahasan khusus tentang penyusutan akan dibahas di artikel selanjutnya.

Pengertian Aset tetap Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Danang Widi

0 comments:

Post a Comment