Newbie Belajar Akuntansi


Friday, April 18, 2014

Pengertian dan Bentuk Laporan Keuangan (2)

Pengertian dan Bentuk Laporan Keuangan (bagian 2) - Ini adalah artikel sambungan dari artikel dengan judul Pengertian dan Bentuk Laporan Keuangan. Jika sebelumnya telah dibahas sampai bentuk Laporan Posisi Keuangan, maka disini akan dilanjutkan untuk bentuk laporan Laba Rugi, Arus Kas dan Perubahan Ekuitas.

Laporan Laba Rugi
Penyajian laporan laba rugi harus memenuhi 3 syarat:
  • Harus memuat secara terperinci unsur-unsur dari hasil dan biaya 
  • Dapat disusun dalam bentuk urutan ke bawah (staffel) 
  • Harus dipisahkan antara hasil utama denganhasil usaha lain-lain serta hasil usaha luar biasa (extra ordinary income) 
Laporan laba rugi umumnya disajikan dalam bentuk staffel dengan 2 pendekatan.
  • Single step, semua Pendapatan dikelompokkan kemudian dilawankan dengan kelompok beban, tanpa memisahkan pendapatan dan beban operasi atau non-operasi.
  • Multi step, Yaitu menggunakan beberapa tahap untuk mendapatkan rugi/laba bersih, yaitu penghasilan dikurangi harga pokok penjualan akan diperoleh laba kotor (rugi) baru dikurangi dengan biaya operasi sehingga akan didapatkan rugi/laba bersih.

Laporan Perubahan Ekuitas
Pada intinya penyajian Laporan perubahan ekuitas adalah menampilkan perubahan yang terjadi komponen ekuitas (Modal, Saldo laba, Laba tahun berjalan, Dividen, dsb.)


Laporan Arus Kas
Aliran kas diklasifikasikan dalam 3 kelompok yang berbeda yaitu : 
  • Penerimaan dan pengeluaran kas yang berasal dari kegiatan operasi
  • Penerimaan dan pengeluaran kas yang berasal dari kegiatan pembiayaan 
  • Penerimaan dan pengeluaran kas yang berasal dari kegiatan investasi
Untuk detil tetang Arus Kas akan kita bawa bahas di artikel berikutnya.



Pengertian dan Bentuk Laporan Keuangan (2) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Danang Widi

0 comments:

Post a Comment