Newbie Belajar Akuntansi


Friday, April 18, 2014

Pengertian Piutang



Pengertian Piutang - Piutang adalah jumlah klaim atau tagihan kepada pihak lain dalam bentuk uang. Tagihan ini bisa dilakukan terhadap individu, perusahaan atau organisasi lainnya. Contoh transaksi transaksi
yang menimbulkan piutang antara lain adalah penjualan barang atau jasa secara kredit, pemberian pinjaman kepada nasabah atau karyawan,, memberi uang muka pada anak perusahaan.

Klasifikasi Piutang

Piutang dapat diklasifikasikan berdasarkan ada tidaknya dukungan perjanjian secara tertulis dan berdasarkan hubungannya dengan aktivitas usaha utama perusahaan. Berdasarkan ada tidaknya dukungan perjanjian tertulis, piutang diklasifikasikan menjadi dua yaitu piutang usaha (account receivable) dan piutang wesel (notes receivable). Piutang usaha yaitu piutang yang timbul dari aktifitas utama perusahaan yang tidak didukung dengan perjanji-an tertulis untuk penyelesaiannya dan piutang wesel (notes receivable) yaitu piutang yang timbul dari aktifitas utama perusahaan yang didukung dengan perjanjian tertulis untuk penyelesaiannya. perusahaan. 

Berdasarkan hubungannya dengan aktivitas usaha utama perusahaan piutang diklasifikasikan menjadi:

Piutang usaha (account receivable)
Yaitu piutang yang timbul dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan yang dilakukan secara kredit. Piutang yang terjadi sebagai akibat penjualan barang dan jasa utama perusahaan ini berjangka pendek sehingga dikelompokkan ke dalam aset lancar.


Piutang bukan usaha (non account receivable) 
Yaitu piutang yang timbul bukan dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Piutang bukan usaha ini bersifat macam-macam tergantung jangka waktu penagihannya. Ada yang dikelompokkan sebagai aset lancar sperti piutang bunga, persekot piutang dividen dan lain-lain. namun juga ada yang dapat dikelompokkan sebagai aset tidak lancar misalnya adalah piutang wesel yang memiliki jangka waktu penagihannya lebih dari satu periode akuntansi.
Piutang bukan usaha antara lain:
  • Piutang dividen
  • Persekot asuransi
  • Piutang bunga
  • Piutang pegawai
  • Piutang pesanan pembelian saham
  • Piutang pendapatan sewa
  • Tagihan kepada pelanggan untuk pengembalian  barang

Pengakuan Piutang Usaha (Account Receivable)
Piutang dicatat bersamaan dengan pencatatan pendapatan yang diperoleh perusahaan. 

Penilaian Piutang Usaha
Piutang akan dicantumkan dalam neraca sebesar jumlah yang akan dapat direalisasikan (nilai realisasi/penyelesaian/realizable/settlement value) yaitu jumlah yang diharapkan dapat ditagih. Jumlah yang diharapkan dapat ditagih dihitung dengan cara mengurangi jumlah piutang yang ada dengan taksiran piutang yang tidak dapat ditagih.



Pengertian Piutang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Danang Widi

0 comments:

Post a Comment