Newbie Belajar Akuntansi


Tuesday, April 22, 2014

Siklus Akuntansi

Siklus Akuntansi - Akuntansi adalah suatu proses, dan akuntansi memiliki siklusnya sendiri. Siklus akuntansi dimulai dari saat transaksi terjadi sampai dengan penyajian laporan keuangan (Laporan Posisi Keuangan, Laba Rugi, Perubahan Ekuitas,Arus Kas, dsb.). Secara sederhana siklus akuntansi digambarkan seperti dibawah ini.

siklus akuntansi sederhana
Siklus Akuntansi

Umumnya dalam akuntansi, transaksi dicatat saat terjadinya, walaupun belum terjadi pengeluaran kas (accrual). Untuk melakukan pencatatan, haruslah didasarkan pada bukti-bukti transaksi seperti: kuitansi, nota, faktur, invoice, memo atau bukti yang lainnya, tujuannya adalah agar angka yang dicatat memiliki keandalan.

Setelah melakukan analisa transaksi dan buktinya, dilanjutkan dengan proses jurnal. Penjurnalan didasarkan pada persamaan akuntansi dimana Aset = Liabilitas + Ekuitas. Jika aset bertambah disisi Debet, jika berkurang disisi Kredit. Sebaliknya, untuk Liabilitas dan Ekuitas, jika bertambah makan dicatat disisi Kredit, jika berkurang dicatat disisi Debet.

Posting Buku Besar, setelah jurnal selesai, maka akan diposting ke buku besar (general ledger). Artinya, dari beberapa jurnal yang telah tercatat dalam suatu periode, jurnal tersebut di kelompokkan sesuai akun masing-masing.

Neraca percobaan (trial balance), adalah proses mengelompokkan akun-akun dari Buku Besar kedalam persamaan akuntansi, Kelompok Aset (harta), Kelompok Liabilitas (kewajiban) dan Kelompok Ekuitas.

Jurnal penyesuaian, setelah terbentuk trial balance, maka perlu dibuat jurnal penyesuaian untuk transaksi-transaksi yang perlu dilakukan cut-off per tanggal pelaporan (misalnya atas transaksi beban dibayar dimuka). Untuk pembahasan cut-off silahkan lihat disini.   

Setelah proses penyesuaian selesai, maka siap disajikan dalam laporan keuangan.

Itulah gambaran sederhana bagaimana siklus akuntansi berjalan.



Siklus Akuntansi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Danang Widi

0 comments:

Post a Comment